Ini Beras Termahal di Dunia, Harganya Tembus Jutaan Rupiah Per Kg

Jakarta, healthtipsgalaxy Indonesia

Beras merupakan

makanan pokok

yang identik dengan harga terjangkau dan mudah ditemukan di berbagai negara.

Namun, tidak semua jenis

beras

dijual dengan harga yang murah karena ada beberapa varietas yang diproduksi secara eksklusif dengan kualitas premium. Ada satu jenis beras yang justru dipasarkan sebagai produk mewah dengan harga fantastis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Harga beras yang sangat mahal bukan hanya ditentukan oleh kelangkaannya, tetapi juga dipengaruhi oleh teknologi pengolahan, kualitas hasil panen, hingga proses penyimpanan yang memerlukan waktu berbulan-bulan.

Bahkan, beberapa jenis beras diproduksi dengan standar yang setara dengan produk kuliner mewah seperti anggur dan kopi spesialti. Tak heran jika harganya mencapai jutaan rupiah per kilogram.

Kinmemai Premium, beras termahal di dunia

Gelar beras termahal di dunia masih dipegang oleh Kinmemai Premium asal Jepang, berdasarkan

Guinness World Records

. Beras ini dikembangkan oleh Toyo Rice Corporation dan pernah tercatat memiliki harga sekitar USD 109 per kilogram atau setara lebih dari Rp1,9 juta.

Kinmemai Premium dikembangkan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kualitas beras Jepang ke pasar global.

Berbeda dari beras pada umumnya, produk ini dipasarkan sebagai beras premium dengan produksi yang sangat terbatas sehingga lebih banyak digunakan sebagai hadiah mewah atau disajikan pada momen-momen istimewa.

Dikutip dari

healthtipsgalaxy

,

nama Kinmemai sendiri berarti

Golden Sprout Rice

atau “beras kecambah emas”. Beras ini dikenal karena memadukan teknologi pengolahan modern dengan tradisi budidaya padi Jepang yang telah berkembang selama ratusan tahun.

Apa yang membuatnya istimewa?

Kinmemai Premium tidak menyandang gelar beras termahal di dunia hanya karena dipasarkan sebagai produk mewah. Nilai jualnya berasal dari proses seleksi yang sangat ketat, teknologi pengolahan khusus, serta jumlah produksinya yang sangat terbatas.

Setiap tahun, Toyo Rice Corporation memilih empat hingga enam varietas beras terbaik dari sekitar 5.000 peserta dalam International Contest on Rice Taste Evaluation, kompetisi penilaian cita rasa beras terbesar di Jepang.

Varietas yang terpilih bukan hanya memiliki rasa dan tekstur terbaik, tetapi juga melalui pengujian aktivitas enzim untuk menilai kualitas dan vitalitas bulir beras.

“Vitalitas atau daya hidup beras dapat diidentifikasi melalui aktivitas enzim. Beras dengan vitalitas tinggi akan menghasilkan kualitas yang benar-benar istimewa,” ujar Presiden Toyo Rice Corporation, Keiji Saika kepada

healthtipsgalaxy.

Setelah dipilih, beras tidak langsung dipasarkan. Bulir-bulir beras terlebih dahulu disimpan selama beberapa bulan melalui proses pematangan (

aging

) agar cita rasanya semakin kaya dan teksturnya lebih baik saat dimasak.

“Mendiamkan beras selama beberapa bulan membuat rasanya semakin kaya, bahkan manfaat kesehatannya juga diyakini meningkat. Itulah yang membuat beras ini benar-benar istimewa,” kata Saika.

Keunggulan lainnya berasal dari teknologi penggilingan (

milling

) milik Toyo Rice Corporation yang dirancang untuk mempertahankan nutrisi, rasa, dan aroma beras semaksimal mungkin.

Beras yang dihasilkan dikenal memiliki bulir yang mengilap, tekstur pulen dengan kelembapan seimbang, serta rasa yang kompleks sehingga banyak chef menyarankan Kinmemai dinikmati tanpa banyak campuran bahan.

“Saya rasa nasi ini tidak terlalu cocok untuk sushi. Nasi ini bisa menjadi lembek jika dicampur dengan cuka,” ujar koki Kenichi Fujimoto.

Produksinya pun sangat terbatas, hanya sekitar 1.000 kotak setiap tahun. Kombinasi antara seleksi yang ketat, proses produksi yang panjang, teknologi khusus, dan ketersediaan yang langka membuat Kinmemai Premium layak menyandang predikat sebagai beras termahal di dunia.

(fef/gas/fef)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video healthtipsgalaxy]

Baca lagi: Ancaman Siber Melonjak, Perusahaan Prioritaskan Pengelolaan Perangkat

Baca lagi: Iran Tuding Ukraina Serang Kapal di Laut Kaspia

Baca lagi: KPop Demon Hunters Naik Kelas di Pekan ke-57 Top 10 Netflix

3 Responses

  1. Bahasannya sangat berbobot dan terstruktur dengan baik dari awal sampai akhir. Sukses terus untuk blognya! Kebetulan kemarin sempat baca ulasan sejenis yang detail di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320687135_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297577958_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297006400_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297065619_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297580690_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320295813_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320162897_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297143687_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320639210_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320376741_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320044416_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320487854_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320257185_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320271534_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296999715_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320468067_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320381965_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297177551_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297597217_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320249271_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297272788_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320466444_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297525704_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320500660_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320428627_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297027160_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320481427_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320478695_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297186806_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296891768_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297295043_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?pages-list

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: